RSS

Jodoh; Jangan Mempersulit Diri

19 Mar

Coretan Mantan Staf (ODOP-62)

Siang-siang menjelang krucils tidur, tiba-tiba ada sms masuk bernada menginterogasi:

Assalamu’alaikum..

  • Mbak emm, dulu anti nikahnya pas Pak Sla selesai S2 atau pas di Jepang proses S3?
  • Pak Sla, sempat mudik hanya buat loby iku pas di Taiwan ya?

Pernah alami hal mirip2. Makane nyontek ndang jawabanmu mbak.

Lalu, saya harus jawab apa? Pakai urutan nomor juga? Memang tiap orang itu punya tipe masing-masing ya. Lucu juga sih bacanya.

Jawaban dari dua pertanyaan tersebut memang bisa sangat singkat. Namun proses untuk sampai pada jawaban masing-masing tersebut sangat panjang, butuh energi yang tidak sedikit. Maka jawaban saya pun juga bernada guyon (bercanda) karena si pengirim sms tipical orang yang susah dideteksi kapan ngomong serius, kapan tidak. Nah loh?

Ga ada yang wajb dijawab sih dari kisahku.. Ga penting banget utk dijawab. Inti yang perlu dicontek: Yg mudah ga perlu dipersulit. That’s the point. Krn stlh menikah msh bnyk yg hrs diselesaikan bersama suami.

Saya menjawab seperti itu karena saya mengenal karakter orang yang saya ajak bicara dan saya punya alasan.

Jodoh memang termasuk dalam pembahasan qadha’, sebuah ketetapan Allah Ta’ala bagi manusia yang telah tercatat di megaserver Lauhul Mahfudz, yang hanya Allah saja yang tahu siapa dan kapan datangnya. Johan, jodoh dari Tuhan. Namun, harus ada upaya dari manusia sendiri untuk menjemputnya dan itu berada dalam wilayah yang kita kuasai. Kita bisa berikhtiyar untuk mencari dan memilih. Mengupayakan yang terbaik dari yang baik. Memilih yang terbaik dari yang baik. Pun standarnya juga tidak sembarangan.

“Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung.”(HR Bukhari, Muslim, al-Nasa’i, Abu Dawud Ibn Majah Ahmad ibn Hanbal, dan al-Darimi dalam kitabnya dari sahabat Abu Hurairah ra.)

Ta’aruf! Adalah salah satu ikhtiyar menjemput johan. Ta’aruf yang syar’i. [Semoga Allah ta’ala mengampuni proses menuju pernikahan saya yang mungkin kebablasan]. Jika memang dimudahkan Allah dalam proses ta’aruf tersebut ya Alhamdulillah. Jangan mempersulit diri. Biasanya kan kalau perempuan itu tipical pemalu, kadang ada yang mbulet (berputar-putar) tidak segera memutuskan yes or no. Hati-hati, karena setan siap menggoda kita, pertimbangan atas pilihan kita sebagai perempuan.

Pilihlah yang pertama karena agamanya, insyaallah permasalahan soal harta, nasab dan paras akan mengikuti. Kalau pertimbangan pertama karena harta, sangat mudah bagi Allah ta’ala membangkrutkan bisnis seseorang, mengambil kembali milik-Nya. Kalau soal nasab, insyallah suami yang shalih akan mengupayakan perbaikan diri melahirkan generasi yang menjaga agama. Kalau memilih karena ganteng, pernah ada yang komentar begini :”Alah, ganteng-ganteng tuanya juga bakal peyot seperti Mbah Min (nama samaran) si tukang sayur keliling itu!”

Saya pun mungkin termasuk orang yang tak mau mempersulit diri. Saat suami saya (kala itu) menunjukkan sinyal ingin berta’aruf (namun sok jaim, hehe) saya lah yang lebih dulu menawarkan untuk berta’aruf secara serius menuju pernikahan. Jika sudah sama-sama klik, ya tak perlu dipersulit. Tentang bagaimana nantinya -apakah sampai pada aqad nikah atau tidak- itu urusan Allah ta’ala. Kita tinggal menjalani kaidah kausalitasnya. Karena jika memang bukan johan, sekuat apapun kita menahannya/mempertahankannya akan terlepas juga. Namun jika ternyata johan, insyaallah semua prosesnya akan seperti berjalan di jalur tol bebas hambatan. Lancar. Alhamdulillah. Karena menikah itu mencari -sekaligus mendapatkan- seorang teman sejati yang akan menemani kita menyelesaikan permasalahan di depan kita. Jadi jangan dibikin ribet sendiri ya,

So, take it easy!

-Emma Lucya Fitrianty-

 

 

 
Leave a comment

Posted by on March 19, 2016 in chickenSoup

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: