RSS

“GayKids”, LGBT Menyasar Anak Kita

15 Feb

Coretan Mantan Staf (ODOP-31)

Apalagi ini? Saat ini jagad dunia maya dihebohkan dengan munculnya akun/situs berbau Lesbian-Gay-Biseks-Transgender (LGBT). LGBT yang beberapa waktu lalu sempat membuat “ramai” dunia kampus karena penolakan penyelenggaraan acara mereka dari banyak pihak, kini mulai mencari cara agar eksistensi mereka lebih dapat diterima oleh semua kalangan. Konon saat ini para aktivis LGBT sudah mulai menjerat anak-anak usia sekolah.

Akun Twitter @GayKids_botplg salah satunya. Komunitas ini memiliki ribuan pengikut. Anggotanya rata-rata berusia belasan dan masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Kata-kata jorok, aneka foto mesum serta tawaran kencan sesama jenis bertebaran di akun ini. Para pengikut @gaykids_botplg juga banyak yang memasang profil foto badan kekar mereka, adegan ciuman, bahkan alat vital. Selain komunitas besar @GayKids_botplg, kelompok-kelompok gay ramaja dari bebagai daerah pun bermunculan. Ada Gay SMP Bekasi, Gay SMP Tangerang, SMA Gay Jakarta, dan Gay SMA Bekasi (batamnews.co.id, 25/1)

Meskipun sudah disuspen, akun-akun berbau LGBT yang bertebaran di dunia maya itu memang sudah “gila” dan menambah keresahan orang tua. Fakta LGBT yang menyasar anak-anak/remaja ini merupakan imbas dari gaya hidup permisif-sekuler, buah dari demokrasi yang menjamin hak bersuara, berpendapat, termasuk menentukan jenis kelamin pasangannya (homo/hetero). Masalah besar ini jelas harus segera ditindak lebih lanjut, khususnya Pemerintah sebagai pemegang kebijakan. Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo dan dinas terkait harus segera diterjunkan untuk menangani masalah ini, minimal me-rem laju pergerakan LGBT. Anak-anak/remaja harus segera dibina, bukan dibiarkan binasa. Mereka berhak mendapatkan pemahaman yang benar (sahih) tentang apa sejatinya naluri kasih sayang (gharizah nau’), kecenderungannya, serta penyalurannya yang juga harus benar agar tidak melanggar syariat. Karena homoseks (gay) jelas bertentangan dengan cara Tuhan menjaga eksistensi keturunan manusia di muka bumi.

Demi masa depan generasi kita ke depan, masalah ini harus segera dituntaskan. Jika masalah besar ini juga kemudian dibiarkan ‘mengambang’ dan diserahkan kepada individu/keluarga/LSM saja, saya yakin jumlah follower LGBT akan semakin banyak.

Emma Lucya Fitrianty
Penulis buku Lelaki Hermaprodit

 
Leave a comment

Posted by on February 15, 2016 in chickenSoup

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: