RSS

Apakah Mereka Tidak Memperhatikan Unta Bagaimana Ia Diciptakan?

12 Feb
maxresdefault

sumber : youtube.com

Coretan Mantan Staf (ODOP-28)

Semalaman krucils nonton video Harun Yahya. Mereka melihat tentang Penciptaan Unta.

[Menyitir narasi dari video tersebut] :

55 derajat Celcius adalah suhu yang panas membakar. Gurun pasir tak bertepi terhampar luas hingga di kejauhan. Terdapat badai pasir yang menelan apa saja yang dilaluinya dan bernapas pun menjadi mustahil. Padang pasir berarti kematian yang tak terelakkan bagi seseorang tanpa pelindung yang terperangkap di dalamnya. Hanya kendaraan khusus yang didesain untuk tujuan ini saja yang dapat bertahan dalam kondisi gurun ini. Kendaraan tersebut harus mampu bertahan dari badai pasir dan mampu berjalan jauh dengan sedikit bahan bakar dan sedikit air. Mesin yang paling mampu menahan kondisi sulit ini bukanlah kendaraan bermesin, tapi seekor binatang.

Tahukah kamu apa binatang itu? Yup betul! Dialah unta.

Unta telah menjadi simbol gurun pasir. Dialah satu-satunya binatang besar yang dapat bertahan di sana. Allah Subhanahu wa ta’ala telah menciptakan unta dengan desain khusus untuk hidup di padang pasir membantu kehidupan manusia di sana. Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan? (TQS Al Ghasiyah : 17).

Berikut keajabain penciptaan dari setiap bagian terkecil unta :

  1. Dapat bertahan hidup hingga 8 hari pada suhu 50 derajat celcius tanpa makan dan minum;
  2. Mampu meminum air hingga sepertiga berat badannya dalam waktu 10 menit (130 liter sekali minum). Tempat penyimpanannya di punuk unta. Dengan begitu ia dapat berjalan di gurun pasir berhari-hari tanpa makan dan minum;
  3. Sistem pencernaannya mampu mencerna makanan di gurun pasir yang kering dan berduri. Gigi dan mulutnya dirancang khusus sehingga mampu memakan duri tajam dengan mudah, perutnya kuat mencerna hampir semua tumbuhan di padang pasir;
  4. Kelopak mata unta melindungi matanya dari debu dan butiran pasir. Namun kelopak mata ini juga transparan sehingga unta juga dapat melihat meskipun dengan mata tertutup. Bulu matanya yang panjang dan tebal didesain khusus untuk mencegah masuknya debu dan pasir kedalam matanya;
  5. Hidungnya memiliki penutup khusus sehingga ketika badai pasir menerpa, unta menutup hidungnya dengan penutup tersebut;
  6. Desain kakinya khusus untuk dapat berjalan diatas gurun pasir. Telapak kakinya yang lebar menahannnya dari tenggelam kedalam pasir dan berfungsi seperti pada sepatu salju. Kakinya yang panjang menjauhkan tubuhnya dari permukaan pasir yang panas membakar di bawahnya;
  7. Tubuh unta tertutupi oleh rambut lebat dan tebal. Ini melindunginya dari sengatan sinar matahari dan suhu padang pasir yang dingin membeku setelah matahari terbenam;
  8. Beberapa bagian tubuhnya tertutupi dengan sejumlah lapisan kulit pelindung yang tebal. Lapisan-lapisan tebal ini ditempatkan di bagian-bagian tertentu yang bersentuhan dengan permukaan tanah saat ia duduk di gurun yang panas. Ini mencegah agar tidak terbakar. Lapisan kulit ini tidaklah terbentuk dan tumbuh perlahan-lahan, tapi unta memang terlahir demikian.

Istimewanya, tak satupun dari ini semua yang dapat dijelaskan oleh logika Teori Evolusi. Semua ini menyatakan satu kebenaran yang nyata bahwa Allah subhanahu wata’ala menciptakan Unta khusus untuk hidup di gurun pasir dan membantu kehidupan manusia di sana. Wallahu a’lam bisshawab.[]

Emma Lucya Fitrianty

 
Leave a comment

Posted by on February 12, 2016 in chickenSoup

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: