RSS

Surat Cinta (puisi)

19 Jan

Coretan Mantan Staf (ODOP-4)

 10632771_10153174758897785_6863570986170319916_n

Cinta…

Pelita gua kegelapan. Pelepas dahaga jiwa yang kering. Walau hanya dengan setetes embun cinta, hati terasa berenang di telaga cinta. Ribuan bahkan jutaan kata telah terangkai harmonis. Tapi belum sanggup melukiskan gemuruh di dada. Sungguh anugerah yang terindah dari Sang Maha Indah.

Wahai Cintaku…!

Tiada waktu yang terlewat tanpa memikirkanmu. Yang kuinginkan. Hanya bahagiamu. Saat kutemui sedihmu, hatiku miris teriris

Kasihku…

Demi seuntai senyum syukurmu, kupersembahkan perjuangan terbaikku. Dan mati pun rela aku songsong.

Tetapi, ketika sinyal cintaku melemah, perih yang kurasa begitu menyakitkan. Rinduku tak mencapai amalan. Tertahan di kerongkongan. Tak sanggup terucap.

Meski tau kau menjerit, betapa menderitanya dirimu. Hidup di kungkungan kapitalistik-materialis. Hampir putus asa menunggu untaian puisi cintaku. Obat kegundahan, mungkin. Dan aku hanya bisa DIAM.

Ya Allah…

Dalam diamku, dalam perihku, dalam tangisku,  kupanjatkan doa rintihan jiwaku. Berjalan tertatih mendekat Sang Pemilik Cinta. Berharap Engkau sudi berlari ke arahku. Memelukku erat dengan selimut kasih sayangMu.

Aku hanya seorang yang belajar menjadi pejuang cinta sejati. Walau semua orang mengacuhkanku!, mencibir!, menolak!, mencaci maki!. Bahkan menghujatku! Aku tak akan bergeming ’tuk menghujani dunia dengan sejuta kasih. Meski kebenaran yang kuperjuangkan mengoyak!, mencabik perih hatiku! Aku tak akan pernah mundur selangkahpun dari barisan para pejuang cinta. Hingga nyawa ini terpisah dari jasad. Menjemput syahid!!

………….

Dengan wajah hinaku. Walau tak pantas. Aku ingin menatap wajah agungMu. Aku hanya ingin mereguk madu di bejana cintaMu. Ya Allah….Aku ingin bersandar di dekapan rinduMu. Rabb, Izinkan perjalanan terakhirku Adalah cintaMu!, kasihMu!, rinduMu! Izinkan hanya Engkau yang bertahta di hatiku. Aku berlindung padaMu dari cinta semu yang akan membuatku berpaling dari perjuangan panjang menyeru manusia kepadaMu. Dan tunjukkan padaku jalan menuju CintaMu.

Amin ya Rabbal ’alamiin….

Emma Lucya Fitrianty

 
Leave a comment

Posted by on January 19, 2016 in chickenSoup

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: